'Sunset Di Tanah Anarki' Lagu Kritik Pedas Dari Superman Is Dead Feat. Brianna
2 years ago Superman Is Dead
id 0
Sebuah gerakan dilakukan oleh musisi Indonesia, Superman Is Dead. Melalui lagu mereka yang berjudul "Sunset di Tanah Anarki", mereka menyaratkan ketidak adilan hukum di Indonesia. Mengangkat beberapa kasus seperti Munir, Sipon Wiji Thukul dan Ilham Aidit.

Melalui Video Sunset di Tanah Anarki Uncut Version, Mereka menyertai beberapa testimoni dari kasus-kasus tersebut yang sangat menyentuh untuk dipikirkan.

Berikut merupakan lirik dari lagu ini yang liriknya dibuat oleh Jerinx SID:


Andaiku malaikat, kupotong sayapku dan rasakan perih di dunia bersamamu
Perang kan berakhir, cinta kan abadi, di tanah anarki romansa terjadi

Desing peluru tak bertuan, hari-hari yang tak benderang
Setiap detik nyawa ini kupertahankan untukmu
Alasanku ada di sini, dan parasmu yang kurindukan
Di neraka kan kumenangkan, hariku bersamamu

Dalam gelisahku menunggu, berita tentang gerilyamu
Semerbak rindu kuasai udara panas ini
Sepucuk surat telah tiba, dan senja pun ikut berdebar
Kalimat indah dan kisahmu tentang perang dan cinta

Kubasuh luka dengan air mata
Oh hatimu beku, serta jiwamu yang lelah
Tak henti lawan dunia dengan mimpi besar untuk cinta
Dan jalanmu tuk pulang, di ujung waktu kan ada cahaya
Itulah aku, raihlah mimpimu


Pernyataan Suciwati Munir

"Jangan menggadaikan bangsa ini kepada orang yang memang salah, sehingga kita akan terus menerus pada sebuah masa yang kita tidak pernah beranjak sebetulnya" - Suciwati Munir


Lagu ini cukup populer di kalangan youtube karena versi official lagu ini telah menyentuh 3 juta view, sedangkan versi uncut telah menyentuh 300 ribu view. Sebuah pencapaian yang cukup baik bagi SID untuk lagu baru mereka.

Lagu yang terdengar santai ini tetapi mempunyai maksud dan pesan yang dalam. Sebagai orang Indonesia setidaknya hal ini yang dapat SID lakukan untuk mengetuk atau mengingatkan para penegak hukum di Indonesia. Dengan aransemen yang pas dan penggunaan lirik yang dalam, selain lagu ini enak untuk didengarkan tapi juga dapat menimbulkan rasa nasionalisme untuk para pendengar. Ini yang dapat SID lakukan, bagaimana dengan Anda?
Contributor : Ardhan

Comment

Leave a Reply